Saturday, January 2, 2016

Bandung Trip Part 3 - Dinosaurus di Museum Geologi Bandung

Bandung Trip Part 3 - Dinosaurus di Museum Geologi Bandung.

Jalan-jalan ke museum saat liburan? Kenapa nggak? Bisa jadi rekreasi edukatif lho. Misalnya saat Rayyaan berkunjung ke Museum Geologi Bandung minggu lalu. Eh ternyata nggak cuma Rayyaan lho yang berkunjung ke sana. Selain banyak teman-teman yang berkunjung ke sana bersama keluarganya, ada juga kakak-kakak mahasiswa yang berkunjung bersama para dosen. 


Fosil kayu dari Way Kanan.

Museum Geologi Bandung ternyata tidak jauh dari tempat Rayyaan menginap bersama Mama Papa. Rayyaan berangkat ke sana saat pagi hari kira-kira jam 8 pagi. Alhamdulillah saat itu lalu lintasnya lancar. Di depan museum ada fosil kayu berukuran besar. Wah ternyata fosil kayu berusia 3-2 juta tahun itu berasal dari Kabupaten Way Kanan, Lampung. Di sampingnya ada mesin exspan yang masih bisa berputar.

Mesin exspan.

Sebelum masuk ke bangunan museum, Papa membeli tiket dulu seharga Rp 3.000/orang. Masuk ke ruang display museum, Rayyaan disambut oleh kerangka gajah purba berukuran besar. Setelah itu Rayyaan pergi ke sisi kiri museum. Wah, di sini ada display mengenai tata surya. Ada juga bola dunia berukuran besar yang bisa diputar. Bola dunia ini juga menunjukkan penampang bagian dalam bumi. Selain itu ada juga display mengenai asal mula bumi dan gunung api di Indonesia. Ada juga display batu-batuan di sini.

Baca: Edutrip ke Penangkaran Rusa Tahura Wan Abdul Rachman.

Foto dulu yuk!

Sementara di bagian kanan museum ada beberapa fosil mamalia purba Indonesia. Ada juga replika jejak kaki dinosaurus dan kerangka dinosaurus dari jenis Tyrannosaurus Rex Osborn alias T-Rex. Wah ini dia yang ditunggu-tunggu oleh Rayyaan, melihat jejak kaki dinosarus seperti yang ada di film Thomas and Friends kesukaannya. Di bagian lain juga ada display tengkorak manusia purba.

Ada gajah purba!

Bola dunianya besaaaaar!

Rayyaan lalu naik ke lantai 2 museum. Di sini ada display mengenai sumber daya geologi seperti minyak dan gas bumi, mineral logam, mineral non logam, serta batu mulia. Ada juga display tentang manfaat dan bencana geologi. Di bagian ini ada simulasi gempa. Rayyaan juga sempat menaiki simulasi ini. Meski kelihatannya guncangannya pelan saja, tapi kalau benar-benar terjadi apalagi dalam waktu lebih dari 10 menit bisa-bisa banyak rumah dan gedung yang ambruk.

Baca: Science Project: Membuat Sistem Tata Surya.

Puas melihat-lihat bagian dalam museum, Rayyaan keluar dan bermain di halaman museum yang luas. Di halaman museum ada sarkofagus atau peti kubur batu. Di sekitarnya banyak pengunjung yang duduk-duduk di bawah pepohonan. Mamanya Rayyaanpun nggak bisa nggak berharap ada museum seperti ini di Bandar Lampung he he. Soalnya museum ini memang asyik dan keren banget untuk rekreasi edukatif.

Ada informasi tentang tata surya juga.
Pembagian Lantai dan Ruangan

Lantai 1:

Terbagi menjadi 3 ruang utama : Ruang orientasi di bagian tengah, Ruang Sayap Barat dan Ruang Sayap Timur. Ruang Orientasi berisi peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang menayangkan kegiatan geologi dan museum dalam bentuk animasi, bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan dan penelitian.

Sementara, Ruang Sayap Barat, dikenal sebagai Ruang Geologi Indonesia, yang terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi tentang :

1. Hipotesis terjadinya bumi di dalam sistem tata surya.
2. Tatanan tektonik regional yang membentuk geologi Indonesia.
3. model gerakan lempeng-lempeng kulit bumi aktif.
4. Keadaan geologi sumatera,Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara serta Irian Jaya.
5. Fosil fosil serta sejarah manusia menurut evolusi Darwin juga terdapat di sini.

Nggak bisa nggak berharap ada museum seperti ini di Lampung he he.
Lantai 2:

Terbagi menjadi 3 ruangan utama: ruang barat, ruang tengah dan ruang timur. Ruang barat (dipakai oleh staf museum). Sementara ruang tengah dan ruang timur di lantai II yang digunakan untuk peragaan dikenal sebagai ruang geologi untuk kehidupan manusia. Ruang Timur Terbagi menjadi 7 ruangan kecil, yang kesemuanya memberikan informasi tentang aspek positif dan negatif tataan geologi bagi kehidupan manusia, khususnya di Indonesia:

Ruang 1:
Menyajikan informasi tentang manfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia, serta panel gambar sebaran sumberdaya mineral di Indonesia.
Ruang 2:
Menampilkan rekaman kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya mineral.
Ruang 3:
Berisi informasi tentang pemakaian mineral dalam kehidupan sehari-hari, baik secara tradisional maupun modern.
Ruang 4:
Menunjukkan cara pengolahan dan pengelolaan komoditi mineral dan energi
Ruang 5:
Memaparkan informasi tentang berbagai jenis bahaya geologi (aspek negatif) seperti tanah longksor, letusan gunung api dan sebagainya.
Ruang 6:
Menyajikan informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan dengan gejala kegunungapian.
Ruang 7:
Menjelaskan tentang sumberdaya air dan pemanfaatannya, juga pengaruh lingkungan terhadap kelestarian sumberdaya tersebut.

Ada display macam-macam batu.

Seperti ini nih daratan di bumi berjuta tahun yang lalu.

Display tentang gunung berapi di Indonesia.

Rwaaaaaar! Ini dia kerangka T-rexnya.

Beberapa fosil mamalia.

Naik ke lantai 2 yuk.

Mencoba simulator gempa.

Sepada motor jadul yang terkena letusan gunung berapi.

Sarkofagus di halaman museum.

Banyak pengunjung duduk-duduk di halaman.

Museum Geologi Bandung

Jl. Diponegoro No. 57, Bandung

Senin-Kamis Jam 08.00-16.00
Sabtu-Minggu Jam 08.00-14.00
Jumat & Libur Nasional TUTUP





8 comments:

  1. Wah keren mas museumnya..
    ane suka banget lihat fosil fosil kayak gitu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini yang ngeblog Mamanya Rayyaan, Om he he. Kapan-kapan Rayyaan juga mau main ke candi ah yang kayak di blognya Om ^_^

      Delete
  2. Berkali-kali ke Bandung belum pernah ke sini, seringnya kulineran :)
    Bagus banget buat nambah wawasan anak-anak ya, jadi niat mau ke sana sama anak-anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak :) Saya pribadi nggak bisa nggak kepikiran "Wah kalau belajar Geografinya di museum seperti ini, betah deh duduk berjam-jam he he".

      Delete
  3. Waah di Bandung banyak tempat rekreasi yang menarik dan mendidik yaa. Tiketnya murah pulak. Liburan murah meriah nih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, liburan sebulan di Bandung kayaknya belum tentu kelar datengin semua tempat wisatanya he he

      Delete
  4. Kita jg pernah kesini, pulangnya mampir kr yogurt cisangkuy depn museum :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhu, saya nggak sempat wiskul di sekitar museumnya he he

      Delete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29