Wednesday, August 10, 2016

5 Koleksi Buku Ide Kegiatan Anak

5 Koleksi Buku Ide Kegiatan Anak

Perlu nggak sih punya buku tentang ide kegiatan (permainan) anak? Buat saya sih perlu. Meski ide kegiatan anak banyak bertebaran di blog, Pinterest, dan Instagram, rasanya lebih greget aja gitu kalau ada buku yang bisa diambil dari rak, dibuka-buka lembarannya, dibaca, dan dilihat-lihat gambarnya. Belum banyak sih buku yang saya punya. Sampai saat ini ada lima buku tentang ide kegiatan anak yang menghuni rak buku saya. Apa saja ya judulnya?


100 Permainan yang Mencerdaskan Bayi & Balita



Penulis: Bebby Astrika Sekarsari, Immanuella F Rachman (kontributor), Tim AyahBunda.
Penerbit: PT. Aspirasi Pemuda, Jakarta.
Tahun: -
Halaman: 158.

Ini adalah buku tentang ide kegiatan anak yang pertama kali saya beli. Bukunya full warna dan kertasnya tebal. Isi buku ini singkat dan padat. Tiap ide permainan disertai dengan foto, cara persiapan, cara bermain, dan manfaat permainannya. Kebanyakan idenya sederhana dan mudah diterapkan. Ada 100 ide permainan untuk bayi usia 0 bulan sampai anak usia 36 bulan (3 tahun). Ide permainannya bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus dan kasar, penglihatan, pendengaran, perabaan, bicara, sosial emosi, dan berpikir. 

Buku ini bisa membuat orang tua ngeh "Oh ternyata anak itu belajar lewat permainan ya. Hal-hal yang bagi orang dewasa kelihatannya mudah dan sepele ternyata bisa bermanfaat bagi perkembangan si kecil ya." Saya suka syedih gitu kalau sharing dengan sesama orang tua muda (ehm), ada yang masih menganggap belajar itu cuma duduk manis di belakang meja atau belajar itu nggak boleh sambil bermain. Wah padahal berdasarkan buku ini, bermain ciluk ba saja bisa mengaktifkan ribuan sel otak bayi. 

Selain tentang ide permainan anak, buku ini juga dilengkapi artikel tentang pentingnya ASI, info tentang MPASI, tekstur, rasa, dan bentuk makanan, manfaat makan bersama keluarga, jenis makanan yang bermanfaat bagi kesehatan si kecil, contoh snack sehat, sampai bekal untuk anak yang sudah mulai bersekolah di kelompok bermain.

Baca: Belajar Manfaat Sayur Ditemani Poki, Spibam, Tomi, Roko, dan Kartini.

---

Bubba Game - The Complete Baby Games Book



Penulis: Ewa Molika Sitompul.
Penerbit: arena KIDS, Jakarta.
Tahun: 2014.
Halaman: 176. 

Dalam buku ini ada 72 ide kegiatan untuk anak. Hanya saja buku ini tidak dilengkapi dengan gambar atau ilustrasi permainannya. Halamannya juga tidak berwarna. Namun di setiap ide permainan juga dilengkapi informasi apa saja yang diperlukan untuk bermainan tersebut, cara memainkannya, dan manfaat dari permainan itu. Sayangnya sih pengelompokkan permainannya melompat-lompat, dari permainan usia 2-3 tahun kembali ke 0-1 tahun, 0-9 bulan. Kelebihannya manfaat dari tiap permainan di buku ini dipaparkan dengan lebih detil.

---

Deteksi Minat Bakat Anak - Optimalkan 10 Kecerdasan pada Anak



Penulis: Andin Sefrina.
Penerbit: Media Pressindo, Yogyakarta.
Tahun: 2013.
Halaman: 200.

Buku ini berbeda dengan buku ide kegiatan anak lain yang saya punya karena kegiatannya dikelompokkan berdasarkan tipe-tipe kecerdasan anak. Bahasanya agak lebih berat sih he he, tapi sangat bermanfaat bagi orang tua yang ingin mengetahui apa sih kecerdasan majemuk itu. Dalam buku ini disebutkan ada 10 tipe kecerdasan majemuk: linguistik, visual-spasial, logika-matematika, musikal, gerak tubuh-kinestetik, intrapersonal, interpersonal, natural, spirital, dan eksistensial. 

Pada dasarnya 10 kecerdasan ini ada dalam diri tiap manusia, tapi biasanya ada 2-3 jenis kecerdasan yang lebih menonjol dibanding yang lainnya. Jadi lewat buku ini diharapkan orang tua bisa lebih menyadari bahwa tiap anak kecerdasan yang menonjolnya berbeda-beda. So jangan menganggap kecil anak yang kebetulan kecerdasan logika-matematikanya kurang menonjol, bisa jadi kecerdasan linguistiknya yang lebih menonjol. 

Di buku ini ada pembahasan per bab mengenai tipe-tipe kecerdasan, karakteristik anak yang kecerdasan tipe tertentunya menonjol, serta cara stimulasi minat dan bakat anak sesuai dengan kecerdasan tersebut. Tapi bukan berarti orang tua hanya boleh menstimulasi anak hanya berdasarkan 2-3 jenis kecerdasan saja lho. Seperti yang tadi disebutkan, pada dasarnya kan 10 jenis kecerdasan ini kan ada dalam tiap anak. Yang penting stimulasinya dengan cara yang fun dan sesuai porsi. Misalnya nih anak yang tipenya lebih ke visual-spasial juga boleh dong diajak berolahraga, kan penting juga untuk kesehatannya. Hanya saja nggak perlu memaksanya untuk lebih serius mendalami olahraga tertentu. 

Selain itu di buku ini juga ada bahasan mengenai tes minat dan bakat pada anak. Misalnya tentang psikotes, tes SQ, tes EQ, tes sidik jari, serta hubungan antara minat, bakat, dan genetik. Buat saya buku ini bagus deh. Terutama bisa jadi pengingat untuk orang tua bahwa setiap anak itu unik.

Baca: Edutrip ke Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Lampung.

---

Brain Game untuk Balita, Inspirasi Permainan Sederhana untuk Menstimulasi Kecerdasan, Kreativitas, dan Bakat Anak



Penulis: Haeriah Syamsuddin.
Penerbit: Media Pressindo, Yogyakarta.
Tahun: 2014.
Halaman: 190.

Pada buku ini ada lebih dari 100 ide kegiatan (permainan) anak yang dikelompokkan sesuai usianya mulai dari 0 bulan sampai 5 tahun. Jadi lebih mudah bagi orang tua untuk mencari ide kegiatan anak sesuai usianya. Selain itu tiap ide permainan juga dilengkapi gambar meski tidak berwarna (buat orang tua yang tipe visual seperti saya, gambar itu penting deh he he). Seperti buku lainnya, ada juga info tentang apa saja yang dibutuhkan untuk tiap permainan, bagaimana cara bermainnya, dan apa saja manfaatnya. Kelebihan buku ini, kalau kebanyakan buku (at least buku yang saya punya) hanya menyajikan ide permainan anak sampai usia 3 tahun, di buku ini ada ide permainan anak sampai usia 5 tahun. Sebentar lagi kan Rayyaan usianya 4 tahun, jadi masih banyak ide permainan yang bisa dicoba. 

---

Rumah Main Anak 1



Penulis: Julia Sarah Rangkuti.
Penerbit: Sahabat Sejati Publishing, Jawa Barat.
Tahun: 2016 (cetakan kedua).
Halaman: 332.

Wah bukunya tebal juga ya, tapi tidak membosankan membacanya karena setiap ide permainan dilengkapi dengan foto berwarna. Yang membuatnya unik adalah sebagian besar fotonya adalah foto koleksi pribadi penulisnya. Ide permainannya juga dikelompokkan berdasarkan kelompok usia, mulai dari 0 bulan sampai 3 tahun. Meski 'hanya' sampai usia 3 tahun tapi sebenarnya beberapa kegiatan untuk anak 2 tahun masih bisa diterapkan untuk anak usia 3 tahun lebih. Ada berapa ya total ide permainan di buku ini? Banyak deh he he. Soalnya di daftar isi tiap kegiatan tidak diberi nomor. Ide permainan di buku ini juga bisa membuat orang tua jadi lebih kreatif membuat mainan sendiri untuk anak dari bahan-bahan sederhana.  

Buku ini juga dilengkapi parameter perkembangan anak dan kuisioner pra skiring perkembangan dan bonus agenda bermain untuk anak usia 1-3 tahun. Selain itu juga ada bahasan tentang sensory play yang selintas seperti main acak-acak dan kotor-kotoran tapi sebenarnya bermanfaat untuk stimulasi panca indra anak. Ada juga bahasan tentang practical life skill yang bisa melatih kemandirian anak. Bonus agenda bermainnya nih yang insyaa Allah mau diterapkan untuk adiknyna Rayyaan kelak. Untuk Rayyaan bagaimana? Nah kabarnya bakal segera terbit nih buku Rumah Main Anak 2, jadi nggak sabar ingin punya bukunya juga untuk Rayyaan.

Punya koleksi buku ide kegiatan anak juga yang oke buat contekan kegiatan sehari-hari? Share yuk!

15 comments:

  1. Aku punya yang terakhir. Keren euy koleksinya, jadi pengen punya juga buku lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buku RMA 2 sudah rilis nih Mbak. Jadi nggak sabar pengen lihat buku 2 :D

      Delete
  2. Bukunya bagus2, jadi mupeng... Harus mulai rajin baca lagi, nih. Secara anak kedua dan ketiga cari ilmu parentingnya tdk sesemangat anak pertama dulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi insyaa Allah sudah banyak pengalaman juga ya Mak kalau sudah punya dua atauu tiga anak :)

      Delete
  3. Waaah... Keren koleksi buku-bukunya, Mbak Heni ^__^

    ReplyDelete
  4. Seneng ngeliat buku-bukunya. Waktu anak-anak kecil, aku juga sering baca buku yang seperti ini. Jadi ibu memang harus rajin membaca ya. Miris banget kalau denger komen, "Ah, saya mah udah ibu-ibu. Udah males baca buku." :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mak, justru dah jadi ibu harus lebih banyak baca. Kalau ibu nggak suka tapi mengharap anak suka buku apalagi nanti maksa anak baca buku pelajaran, sepertinya nggak adil he he.

      Delete
  5. hebat mba, pantesan idenya ngalir terus buat kreatifitas anak ya. saya palingn browsing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga masih suka browsing-browsing Mbak ^_^

      Delete
  6. saya belum punya satupun itu, menarik sekali bukunya...

    ReplyDelete
  7. waah bukunya keren2 tuuh, wajib abaca buat yg punya anak2 di usia tumbuh kembang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak. Dan karena Rayyaan insyaa Allah bakal punya adik jadi bukunya masih berguna banget karena ada ide kegiatan mulai dari bayi 0 bulan.

      Delete
  8. dulu waktu anak-anak masih balita, saya termasuk yang rajin beli buku ide kegiatan kayak gini. Yup! Buat saya juga perlu banget :)

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29