Sunday, September 11, 2016

Splish, Splash, Splosh di Slanik Waterpark, Lampung Selatan

Splish, Splash, Splosh di Slanik Waterpark, Lampung Selatan

Sudah lama lho Rayyaan nggak main-main air di kolam renang. Sebelumnya 2 minggu atau 1 bulan sekali Rayyaan selalu berenang di kolam renang sekolah. Bulan kemarin Rayyaan diajak Papa dan Mama ke Slanik Waterpark, mau main air sekaligus jalan-jalan. Waterpark yang terletak di Lampung Selatan ini masih terbilang baru. Kalau tidak salah baru dibuka Februari lalu. Lihat foto-foto tempat ini bertebaran di Facebook, jadi penasaran mau main ke sini deh.


Meski terletak di Lampung Selatan tapi sebenarnya Slanik Waterpark ini lebih dekat ke kota Bandar Lampung dibanding ke Kalianda. Dari rumah kami kira-kira butuh waktu 30 menit untuk sampai ke tempat ini. Hanya saja kita perlu hati-hati, ruas jalan menuju ke Slanik Waterpark ada yang kondisinya kurang baik alias rusak.

Aku mau main air nih.

Beli tiket masuk dulu.

Harga tiket masuk ke Slanik Waterpark.

Supaya bisa lebih puas bermain kami berangkat jam 8.30. Menurut info Slanik Waterpark dibuka jam 9.00 pagi. Sesampainya di sini memang parkiran masih terlihat cukup sepi meski hari itu hari Sabtu. Sebelum masuk, beli tiket dulu yuk. Karena ini akhir pekan jadi harga tiket masuknya lebih mahal deh yaitu Rp 45.000 per orang dewasa dan Rp 25.000 untuk anak-anak usia 3 sampai 10 tahun. Selain membeli tiket masuk kami juga menyewa pondokan dengan harga Rp 50.000. 

Di dekat tempat membeli tiket ada pengumuman kalau pengunjung tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar. Jadi bawaan kami sempat diperiksa. Bekal makanan memang ditinggal di mobil. Rencananya setelah main air baru deh makan Ayam Krispi Saus Tomat dan Saus Lada Hitam di parkiran he he. Tapi kalau tas selempang Mama dan tas tangannya Rayyaan tidak diperiksa sih.

Suasana Slanik Waterpark saat masih sepi.

Kolam renang dewasa.

Di bagian dalam pengunjung juga terlihat masih sepi. Kami segera menuju ke pondokan yang kami sewa. Setiap pondokan di sini ada pintu yang diberi gembok. Jadi pengunjung memang tidak bisa sembarangan memakai atau menyerobot pondokan yang ada. Tapi meski pondokannya bergembok sebaiknya sih tetap ada yang menunggui barang bawaan demi keamanan. 

Rayyaan sudah tidak sabar mau nyemplung nih. Eh pakai baju renang dan pelampung dulu ya. Kemudian Rayyaan, Mama, Papa, dan Eyang main air di kolam yang tidak dalam. Sementara Akung lebih memilih santai-santai di pondokan sambil minum kopi.

Kolam anak-anak.

Papa disiram aiiiiir!!!

Air kolam anak-anak di Slanik Waterpark cukup bersih. Selain kolam untuk anak-anak ada juga waterboom untuk anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa. Tidak hanya itu, ada kolam seperti yang biasa digunakan untuk berenang. Tapi yang paling ramai ya kolam anak-anak. Di sekeliling kolam ini ada semacam kolam arus. Jadi kita bisa menyewa ban berukuran besar untuk dinaiki dan menikmati dibawa arus mengelilingi kolam anak-anak. Tapi sewa bannya lumayan mahal sih hi hi. 

Setelah kira-kira main air selama satu jam, kami beristirahat sebentar. Untuk mengganjal perut akhirnya beli mie instan kemasan dan Rayyaan dibelikan biskuit. Kemudian kami nyemplung lagi ke kolam anak-anak. Pengunjung sudah mulai ramai dan hari sudah mulai panas. Jadi setelah 30 menit kami memutuskan untuk naik dan berganti pakaian.

Baca: Jalan-Jalan ke Museum Lampung Part 2.





Tempat membilas badan dan berganti pakaian ada di dekat kolam renang besar. Saat itu sih kami tidak perlu antri untuk menggunakan tempat bilasnya. Tapi sayangnya pintu biliknya banyak yang rusak dan banyak shower yang tidak berfungsi. Dengar-dengar dari pengunjung lain juga air di kamar mandi tidak mengalir. Sayang sekali ya padahal usia Slanik Waterpark baru beberapa bulan, kok fasilitas di tempat bilas sudah banyak yang rusak. Padahal tempat bilas dan berganti pakaian serta kamar mandi itu penting sekali. Bagaimana kalau pengunjungnya sedang ramai sementara shower banyak yang rusak dan air di kamar mandi tidak mengalir. Selain itu pintu bilik juga tidak bisa dikunci akhirnya pengunjung harus meminta teman atau keluarga berjaga di depan bilik supaya tidak terbuka. Hal lain yang disayangkan adalah di dalam bilik tidak ada gantungan bajunya. Jadi repot sekali deh kalau mau ganti baju. Padahal kan tiket masuknya lumayan mahal ya untuk yang berkunjung di akhir pekan.

Kalau untuk spot foto-foto tempat ini lumayan oke sih. Apalagi ada patung merlion ala ala di Singapura he he. Selain itu kita masih bisa berjalan ke atas dan berfoto-foto di sana. Tapi saat itu sudah terlalu panas jadi kami malas berjalan ke sana, foto-foto di sekitar pondokan saja hi hi.

Baca; Membuat Percobaan Sains Asyik dengan Seri Ilmuwan Cilik.



Oh iya, kalau tadi saat kami masuk barang bawaan diperiksa tapi ntah kenapa pengunjung yang datang siang bebas membawa kotak makanan. Sampai bawa termos air panas segala. Kenapa jadi dibeda-bedakan ya? He he. Tapi ada juga pengunjung lain yang sama seperti kami, makan bekalnya di luar area waterpark, tepatnya sih di samping penjualan tiket masuk. Di sini memang ada semacam ruang tunggunya, jadi ada beberapa pengunjung yang makan bekal makan siang di situ. 

Mengajak anak splish, splash, splosh bermain air di Slanik Waterpark cukup menyenangkan. Air dan kondisi lingkungannya bersih dan juga aman. Tapi yang menjadi catatan bagi pengelola memang fasilitas tempat bilas dan berganti baju serta kamar mandi yang perlu diperbaiki dan peraturan tentang membawa makanan dan minuman yang harus diberlakukan sama untuk semua pengunjung. Oh iya kalau mau berkunjung ke Slanik Waterpark jangan pada hari Senin ya, karena Senin adalah jadwal pemeliharaan kolam jadi Slanik Waterpark tutup.

Slanik Waterpark.
Alamat: Jl. Raya Karang Anyar, Karang Turi, Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung 35365
Telepon: (0721) 8014469

10 comments:

  1. Masih terlihat belum banyak pengunjung ya? Apa pas lagi weekday ini kesananya?


    Salam www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke sana Sabtu pagi tapi masih sepiii. Siang jam2 11an baru mulai ramai.

      Delete
  2. Mantap gan artikelnya komplit banget sangat jelas gamblang, dari harga sampai petunjuk lokasi. Mantap pokoknya izin bookmark gan

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. Ke sini nya pas jam buka Mba. Biar lebih puas mainnya.

      Delete
  4. Wiiih sukaaaak main air. Waterboom tempat favorit anak-anak ya sepertinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seru krn ga cuma ada kolam + air aja, tapi ada perosotan dsb

      Delete
  5. Wew, murah lho itu Rp20.000 untuk pelajar di hari kerja! Bisa jadi mahasiswa UNILA yang pada suntuk kuliah larinya ke sini buat menyegarkan diri sambil cuci mata, hehehe.

    Tapi sewa ban kok ya bayar lagi? Kalau dihitung-hitung jatuhnya ya jadi mahal? Wew...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya suami saya bilang sewa bannya 35rb hihi

      Delete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29